Pages

Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 September 2011

Pengasuh Itu Bernama Televisi, Internet Dan Handphone

Saat ini anak-anak masih dalam masa liburan. Jika saya perhatikan, anak-anak SD banyak yang menghabiskan waktu liburannya dengan menonton televisi dan bermain komputer atau internet.
Di waktu libur sekolah, televisi umumnya menyuguhkan acara-acara tambahan untuk anak-anak di luar acara reguler.

Kecenderungan orang tua memang melonggarkan waktu bagi anak untuk menonton televisi dan bermain komputer dan internet pada saat liburan. Tidak masalah sih, namun akan menjadi masalah jika tidak dalam pengawasan orang dewasa yang mampu melakukan transfer nilai-nilai pada anak. Maksudnya, walau anak melihat acara kartun, yang sering diasumsikan sebagai tayangan anak bebas dari "muatan dewasa", tetaplah dampingi anak tsb. Hal ini sudah pernah saya singgung disini .

Sabtu, 09 April 2011

Kekuatan Sebuah Cerita

Pernah mendengar nama Jacob Grimm?, jika belum, pernahkan mendengar cerita Putri Salju?..
Nah Jacob Grimm adalah pengarang cerita Putri Salju.
Ia menuliskan cerita Putri Salju, 18 tahun setelah operasi. Jacob harus menjalani operasi pengangkatan tumor tanpa mengunakan anatesi!, untuk mengalihkan proses operasi itu (yang tentu saja sakit sekali) Jacob didongengi cerita yang membuatnya tidak merasa kesakitan.
Kisah Jacob ini tertulis di buku 101 Kisah yang Memberdayakan, karya George W Burns, seorang pakar psikoterapi.

Saya sendiri mempunyai pengalaman tentang kekuatan sebuah cerita. Saya dahulu sangat takut dengan patung bungkus rokok  yang besarnya seperti raksasa (begitulah saat itu saya membayangkan raksasa) yg ada di perempatan jalan menuju rumah saya. Patung itu sebenarnya iklan rokok, namun karena eyang selalu menceritakan bahwa keadaan neraka seperti patung itu, siapa saja yang tidak menurut pada orang tua maka akan dimasukkan ke dalam patung tersebut, yang di dalamnya terdapat api yg sangat panas..hickz..sungguh menakutkan bagi anak seusia saya saat itu (usia 6 tahun). Dan cerita eyang itu terus terngiang hingga saya duduk di kelas 4 SD, dimana saya mengetahui bahwa neraka itu tidak seperti yang digambarkan eyang.